OnionVPS vs UpCloud
OnionVPS vs UpCloud: penyedia VPS mana yang sebaiknya Anda pilih?
Cloud UE yang berfokus pada kinerja dengan tolok ukur penyimpanan kuat dan kepatuhan GDPR; OnionVPS berbeda dalam pendaftaran tanpa KYC, pembayaran kripto/Monero, dan yurisdiksi lepas pantai non-UE.
UpCloud dan OnionVPS sama-sama menggunakan KVM, tetapi mereka mengoptimalkan hal yang berbeda. UpCloud adalah cloud berbasis UE dari Finlandia yang dikenal dengan penyimpanan MaxIOPS sangat cepat, kepatuhan GDPR, dan penagihan kartu atau bank. OnionVPS hanya meminta email, hanya menagih dalam mata uang kripto termasuk Monero, terdaftar lepas pantai di Seychelles di luar jangkauan UE dan aliansi Eyes, serta menyertakan pembersihan DDoS di setiap paket.
Terakhir diperbarui 2026-08-13 · Fakta pesaing bersifat perkiraan dan dapat berubah — verifikasi di upcloud.com.
| Dimensi | OnionVPS | UpCloud |
|---|---|---|
| Verifikasi identitas | Tidak ada — hanya alamat email | Verifikasi akun + kartu |
| Payment methods | Hanya kripto (20+ koin) | Kartu, PayPal, transfer bank |
| Accepts Monero | Ya | Tidak |
| Virtualisasi | KVM, root penuh | KVM |
| Harga masuk | $4/bulan | ~$5/bln |
| Primary jurisdiction | Seychelles + 138 lokasi (opsi lepas pantai) | Finlandia (UE; bukan anggota Eyes) |
| IPv6 | /64 route, termasuk | /64 tersedia |
| DDoS mitigation | Hingga 12 Tbps, termasuk | Hanya dasar |
| Log koneksi | Tidak ada yang dibuat (retensi 0 hari) | Standar (GDPR) |
Di mana OnionVPS unggul
- Tanpa KYC: pendaftaran hanya memerlukan email, dibandingkan dengan verifikasi akun dan kartu UpCloud.
- Pembayaran hanya kripto melalui 20+ koin termasuk Monero; UpCloud menerima kartu, PayPal, dan transfer bank tetapi tidak menerima kripto.
- Yurisdiksi lepas pantai Seychelles di luar UE; UpCloud berbasis di UE di Finlandia.
- Hingga 12 Tbps pembersihan DDoS disertakan di semua tingkatan.
- Retensi 0 hari untuk log netflow, koneksi, dan kueri DNS, dibandingkan dengan retensi yang diatur GDPR.
Di mana UpCloud unggul
- Kinerja penyimpanan terdepan melalui penyimpanan blok MaxIOPS-nya, keunggulan tolok ukur yang nyata.
- Residensi data UE dan kepatuhan GDPR, yang dibutuhkan banyak perusahaan Eropa.
- API yang kuat, dukungan Terraform, jaringan pribadi, dan penyeimbang beban terkelola.
- SLA uptime 100% yang dipublikasikan dan reputasi kinerja yang solid.
Mana yang sebaiknya Anda pilih?
UpCloud adalah pilihan yang lebih baik jika IOPS penyimpanan mentah, residensi data UE, dan kepatuhan GDPR menjadi prioritas dan pembayaran kartu tidak masalah. OnionVPS adalah pilihan yang lebih baik jika Anda ingin pendaftaran tanpa KYC, pembayaran kripto/Monero, dan yurisdiksi di luar UE dan aliansi Eyes.
Pilih UpCloud jika: Perusahaan Eropa yang membutuhkan kepatuhan GDPR, residensi data UE, dan kinerja penyimpanan kelas atas, tanpa memerlukan pendaftaran anonim atau pembayaran kripto.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah UpCloud menerima mata uang kripto?
Tidak. UpCloud menagih melalui kartu, PayPal, dan transfer bank serta tidak menerima mata uang kripto. OnionVPS hanya kripto melalui 20+ koin termasuk Monero, tanpa opsi fiat.
Apakah UpCloud tunduk pada GDPR?
Ya — UpCloud adalah penyedia berbasis di UE, Finlandia, dan beroperasi di bawah GDPR. OnionVPS didirikan lepas pantai di Seychelles, di luar UE, dan menyimpan log 0 hari.
Apakah UpCloud lebih cepat dari OnionVPS?
Penyimpanan MaxIOPS UpCloud adalah pemimpin kinerja sejati untuk beban kerja berat disk. OnionVPS menggunakan penyimpanan NVMe dan menyertakan pembersihan DDoS; untuk tolok ukur IOPS penyimpanan murni, UpCloud sering memimpin.